Mendengung telingaku berjam-jam dalam kesepian
Kata-kata itu seperti desahan setan
Menyesal benakku merayapi rimba kegelisahan
Mengapa semua itu mesti kulakukan
Padahal sudah kubilang jangan pergi
Tetapi kaki kiri kanan tetap melangkah silih berganti
Hancur belulang di kikis belati
Remuk sudah hilang diterkam matahari
Desahan setan merobek gendang telingaku
Amarah meradang lukai dinding jantungku
Napasku tersengal udara malas menuju paru-paru
Luka bernanah lumuri sekujur tubuhku
Satu ketololan kulakukan lagi hari ini
Setelah kemarin ketololan yang sama terjadi
Harus berapa ketololan lagi yang aku cari
Agar semua ini selesai dan berhenti
Dan aku berharap....
Belajar dari ketololan membuat aku pintar
Hanya itu yang tersisa....
Belajar dari ketololan semoga membuat aku pintar
Suka tak suka... ini sudah terjadi
Suka tak suka... mudah-mudahan besok tak terjadi lagi
Suka tak suka... biarlah kusimpan sendiri
Suka tak suka... sebentar lagi kan juga mati
Kata-kata itu seperti desahan setan
Menyesal benakku merayapi rimba kegelisahan
Mengapa semua itu mesti kulakukan
Padahal sudah kubilang jangan pergi
Tetapi kaki kiri kanan tetap melangkah silih berganti
Hancur belulang di kikis belati
Remuk sudah hilang diterkam matahari
Desahan setan merobek gendang telingaku
Amarah meradang lukai dinding jantungku
Napasku tersengal udara malas menuju paru-paru
Luka bernanah lumuri sekujur tubuhku
Satu ketololan kulakukan lagi hari ini
Setelah kemarin ketololan yang sama terjadi
Harus berapa ketololan lagi yang aku cari
Agar semua ini selesai dan berhenti
Dan aku berharap....
Belajar dari ketololan membuat aku pintar
Hanya itu yang tersisa....
Belajar dari ketololan semoga membuat aku pintar
Suka tak suka... ini sudah terjadi
Suka tak suka... mudah-mudahan besok tak terjadi lagi
Suka tak suka... biarlah kusimpan sendiri
Suka tak suka... sebentar lagi kan juga mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar