Sabtu, 31 Juli 2010

Takdirmu Jelas Bukan Takdirku

Bertemu kawan kawan lama yang dulu susah senang bersama banyak cerita. Dulu dijalanan sama-sama, makan nasi bungkus rame-rame, rokok sebatang disedot bersama-sama dan banyak lagi.

Setelah sekian lama dan bertemu lagi, banyak perubahan yang terjadi. Yang dulu hanya pakai Vespa tua sering mogok, kini sudah bawa Mobil. Yang dulu biasa naik angkot sekarang kemana-mana dianter sopir pribadi. Yang dulu bergaya dengan motor baru gress, sampai sekarang masih setia dengan motor yang sama. Yang dulu suka bercanda hobi ngelawak, kini lebih banyak diam seribu bahasa sebab sakit yang dideritanya. Yang dulu tampak kuper dan suka menyendiri, kini malah jadi orang terkenal. Yang dulunya ingin dianggap jagoan, kini malah jadi pemalu.

Banyak cerita yang ada, banyak perubahan yang terjadi. Mungkin semudah membalik telapak tangan, cepat sekali terjadi. Ya, kawan, kita nggak bakal tahu apa yang terjadi nanti. Kalau Allah SWT berkehendak kamu menjadi orang yang kaya raya, ya jadilah. Kalau Allah SWT berkehendak kamu jadi melarat, ya jadilah. Tetap bersyukur saja, terus berusaha pantang menyerah dan jalani hidup ini dengan baik, sebab besok pagi belum tentu kita masih diberi nafas. Takdirmu jelas bukan takdirku, nasibmu jelas bukan nasibku.

Tidak ada komentar: